Transisi Kekuasaan Terganggu, Ekonomi AS Terancam
Kamis, 12 November 2020 - 11:15 WIB
General Service Administration (GSA) sebenarnya memiliki tugas untuk membantu proses transisi pemerintahan. Ketua GSA Emily Murphy dikenal sebagai orang yang serius. Namun, GSA juga ditekan Presiden Trump yang menolak transisi bergerak mulus. "Hanya saja, tim Biden perlu menyiapkan diri untuk memimpin negara ini," kata Stier. (Baca juga: Kemendikbud Dukung Pelaksanaan Kampus Sehat Selama Pandemi)
Pada awal pemerintahan transisi, kepemimpinan menjadi kunci penting karena terdapat penunjukan 4.000 pemimpin lembaga secara politis. Kepemimpinan pemerintahan AS memang lebih bersifat politik. Tidak ada negara di dunia yang seperti AS. Hanya saja, mereka memiliki para pekerja pemerintah yang loyal dan siap bekerja secara profesional.
Sementara itu, tim transisi presiden terpilih AS, Joe Biden, berencana menggugat General Service Administration (GSA) karena menunda pengakuan kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2020. Sikap GSA tersebut dilatarbelakangi gugatan hukum Donald Trump.
GSA biasanya langsung mengakui presiden terpilih sehingga proses transisi dapat mulai disiapkan. Namun, kali ini, hal itu tidak terjadi, sekalipun Biden sudah memperoleh lebih dari 270 electoral vote yang diperlukan. Kemenangan itu bahkan dideklarasikan di jaringan televisi lokal pada akhir pekan lalu. (Baca juga: Kiat Pangkas Berat Badan Selama Pandemi)
Di bawah Konstitusi, kapan GSA harus mengamini kemenangan presiden terpilih tidak dipaparkan secara jelas. Namun, saat ini kemenangan Biden masih ditunda. Pasalnya, Trump mengajukan gugatan hukum terkait hasil penghitungan suara. Dia juga menuduh Pilpres 2020 dinodai praktik kecurangan.
Pada awal pemerintahan transisi, kepemimpinan menjadi kunci penting karena terdapat penunjukan 4.000 pemimpin lembaga secara politis. Kepemimpinan pemerintahan AS memang lebih bersifat politik. Tidak ada negara di dunia yang seperti AS. Hanya saja, mereka memiliki para pekerja pemerintah yang loyal dan siap bekerja secara profesional.
Sementara itu, tim transisi presiden terpilih AS, Joe Biden, berencana menggugat General Service Administration (GSA) karena menunda pengakuan kemenangan Partai Demokrat dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2020. Sikap GSA tersebut dilatarbelakangi gugatan hukum Donald Trump.
GSA biasanya langsung mengakui presiden terpilih sehingga proses transisi dapat mulai disiapkan. Namun, kali ini, hal itu tidak terjadi, sekalipun Biden sudah memperoleh lebih dari 270 electoral vote yang diperlukan. Kemenangan itu bahkan dideklarasikan di jaringan televisi lokal pada akhir pekan lalu. (Baca juga: Kiat Pangkas Berat Badan Selama Pandemi)
Di bawah Konstitusi, kapan GSA harus mengamini kemenangan presiden terpilih tidak dipaparkan secara jelas. Namun, saat ini kemenangan Biden masih ditunda. Pasalnya, Trump mengajukan gugatan hukum terkait hasil penghitungan suara. Dia juga menuduh Pilpres 2020 dinodai praktik kecurangan.
Lihat Juga :