Kremlin: Tak Ada Kesepakatan Penempatan Pasukan Turki di Nagorno Karabakh

Selasa, 10 November 2020 - 18:41 WIB
Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan pertama kali mengumumkan penandatanganan di media sosial pada Selasa dini hari. Kremlin dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev kemudian mengkonfirmasi berita tersebut.

"Pernyataan trilateral yang ditandatangani akan menjadi poin (penting) dalam penyelesaian konflik," ungkap Aliyev dalam pertemuan online yang disiarkan televisi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pasukan penjaga perdamaian Rusia akan dikerahkan di sepanjang garis depan di Nagorno-Karabakh dan koridor antara wilayah tersebut dan Armenia. Putin berharap gencatan senjata itu membuka jalan bagi penyelesaian politik abadi dari konflik di wilayah tersebut.(Baca juga: Russia: 2.000 Militan Timur Tengah Bertempur di Nagorno Karabakh )

Pada Selasa (10/10/2020), pasukan penjaga perdamaian Rusia dikerahkan ke Nagorno-Karabakh sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata terbaru. Kesepakatan yang disetujui Armenia, Azerbaijan dan Rusia itu memulai gencatan senjata penuh mulai tengah malam waktu Moskow pada 10 November.

Penjaga perdamaian Rusia akan bertahan setidaknya selama lima tahun. Putin mengatakan mereka akan ditempatkan di sepanjang garis depan di Nagorno-Karabakh dan di koridor antara wilayah tersebut dan Armenia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!