Austria Dilaporkan Tangkap Puluhan Orang Terkait Hamas dan Ikhwanul Muslimin
Selasa, 10 November 2020 - 03:02 WIB
Sebelumnya, pemerintah Austria telah memerintahkan penutupan dua masjid di Wina. Dua masjid itu diperintahkan ditutup karena sering dikunjungi oleh tersangka teroris yang menembak mati empat orang di pusat kota pekan lalu.
Penembakan pada hari Senin pekan lalu adalah serangan teror besar pertama di Austria dalam beberapa dekade. Pelaku serangan yang diidentifikasi sebagai Kujtim Fejzulai, 20, telah dibunuh oleh polisi.
Kedua masjid berada di pinggiran barat Wina. Keduanya adalah Masjid Melit Ibrahim di distrik Ottakring dan Masjid Tewhid di daerah Meidling. ( Baca juga: Imbas Serangan Teror Wina, Austria Tutup Dua Masjid )
Menurut Menteri Integrasi Austria, Susanne Raab satu dari dua masjid tersebut dibangun tanpa seizin pemerintah Austria. "Hanya satu dari masjid yang secara resmi terdaftar," ucapnya.
Penembakan pada hari Senin pekan lalu adalah serangan teror besar pertama di Austria dalam beberapa dekade. Pelaku serangan yang diidentifikasi sebagai Kujtim Fejzulai, 20, telah dibunuh oleh polisi.
Kedua masjid berada di pinggiran barat Wina. Keduanya adalah Masjid Melit Ibrahim di distrik Ottakring dan Masjid Tewhid di daerah Meidling. ( Baca juga: Imbas Serangan Teror Wina, Austria Tutup Dua Masjid )
Menurut Menteri Integrasi Austria, Susanne Raab satu dari dua masjid tersebut dibangun tanpa seizin pemerintah Austria. "Hanya satu dari masjid yang secara resmi terdaftar," ucapnya.
(esn)
Lihat Juga :