HRW: Otoritas Arab Saudi Menahan Pangeran Faisal bin Abdullah
Sabtu, 09 Mei 2020 - 20:01 WIB
“Awal Maret lalu, otoritas menahan saudara kandung Raja Salman, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan mantan Putra Mahkota Mohammed bin Nayef yang diganti dalam kudeta istana 2017 dan ditempatkan dalam tahanan rumah,” ungkap sejumlah sumber pada Reuters.
Sejumlah sumber yang memiliki koneksi dengan kerajaan menjelaskan, saat itu tindakan tersebut merupakan upaya pencegahan untuk menjamin kepatuhan dalam keluarga Al Saud menjelang suksesi tahta oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman saat raja meninggal dunia atau mengundurkan diri.
Tidak jelas apakah laporan penahanan Pangeran Faisal itu terkait pada kejadian awal Maret. Saat itu putra Pangerah Ahmed, Nayef, dan saudara kandung Mohammed bin Nayef, Nawaf, juga ditahan.
Otorias Saudi tidak berkomentar pada sejumlah penahanan itu, yang diikuti penangkapan sejumlah pengkritik di kalangan ulama, intelektual dan aktivis hak asasi manusia (HAM).
Kampanye antikorupsi juga diluncurkan pada 2017 untuk menangkap sejumlah anggota keluarga kerajaan, menteri dan pebisnis.
Sejumlah sumber yang memiliki koneksi dengan kerajaan menjelaskan, saat itu tindakan tersebut merupakan upaya pencegahan untuk menjamin kepatuhan dalam keluarga Al Saud menjelang suksesi tahta oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman saat raja meninggal dunia atau mengundurkan diri.
Tidak jelas apakah laporan penahanan Pangeran Faisal itu terkait pada kejadian awal Maret. Saat itu putra Pangerah Ahmed, Nayef, dan saudara kandung Mohammed bin Nayef, Nawaf, juga ditahan.
Otorias Saudi tidak berkomentar pada sejumlah penahanan itu, yang diikuti penangkapan sejumlah pengkritik di kalangan ulama, intelektual dan aktivis hak asasi manusia (HAM).
Kampanye antikorupsi juga diluncurkan pada 2017 untuk menangkap sejumlah anggota keluarga kerajaan, menteri dan pebisnis.
Lihat Juga :