Dukungan Trump Makin Kuat pada 2020 Dibandingkan 2016, Industri Jajak Pendapat Tersudutkan
Kamis, 05 November 2020 - 04:52 WIB
Trump pun kembali menang di Ohio dengan selisih 8%. Padahal, jajak pendapat sebelumnya menyaytakan Trump akan memimpin dengan selisih 1%. Cerita yang sama juga terjadi di Iowa di mana Trump memiliki selisih suara dengan Biden mencapai 8%.
Kenapa banyak industri jajak pendapat mengabaikan Trump? "Para pemilih Trump sangat benci dengan jajak pendapat karena mereka berpikir bahwa pakar jajak pendapat hanya ingin membuat mereka tampak buruk," kata Luntz. Para pendukung Partai Republik memiliki kehormatan menolak wawancara dan tidak akan mau diajak kerja sama dengan industri jajak pendapat. "Hasilnya, dukungan terhadap Trump pada jajak pendapat kerap lemah," katanya.
Luntz menegaskan, margin yang lebar dalam jajak pendapat dan perolehan suara pemilu presiden menunjukkan suatu kesalahan yanh tak bisa dimaafkan.
Pollster atau ahli jajak pendapat Partai Republik Neil Newhouse mengatakan kepafa Fox News bahwa memang banyak warga yang tidak percaya dengan jajak pendapat. Banyak warga menolak memberi tahu pilihan favoritnya.
"Mereka yakin respons merrka akan digunakan untuk melawan mereka atau digunakan untuk disimpan dan dikaitkan dengan nama mereka," kata Newhouse.
Kenapa banyak industri jajak pendapat mengabaikan Trump? "Para pemilih Trump sangat benci dengan jajak pendapat karena mereka berpikir bahwa pakar jajak pendapat hanya ingin membuat mereka tampak buruk," kata Luntz. Para pendukung Partai Republik memiliki kehormatan menolak wawancara dan tidak akan mau diajak kerja sama dengan industri jajak pendapat. "Hasilnya, dukungan terhadap Trump pada jajak pendapat kerap lemah," katanya.
Luntz menegaskan, margin yang lebar dalam jajak pendapat dan perolehan suara pemilu presiden menunjukkan suatu kesalahan yanh tak bisa dimaafkan.
Pollster atau ahli jajak pendapat Partai Republik Neil Newhouse mengatakan kepafa Fox News bahwa memang banyak warga yang tidak percaya dengan jajak pendapat. Banyak warga menolak memberi tahu pilihan favoritnya.
"Mereka yakin respons merrka akan digunakan untuk melawan mereka atau digunakan untuk disimpan dan dikaitkan dengan nama mereka," kata Newhouse.
(ber)
Lihat Juga :