Para Pendukung ISIS Gembira dengan Serangan Teror di Wina

Selasa, 03 November 2020 - 11:03 WIB
Polisi Austria telah melakukan penyelidikan besar-besaran terhadap apa yang disebut Kanselir Sebastian Kurz sebagai "serangan teroris yang mengerikan".

Menurut Menteri Dalam Negeri Austria, Karl Nehammer, setidaknya satu penyerang masih buron, sementara yang lain ditembak. Laporan media lokal menyebut salah satu pelaku mengenakan sabuk peledak.

Tak lama setelah serangan itu, para pemimpin negara termasuk Rusia, Kanada, Inggris, Prancis, Italia, Spanyol, dan banyak lainnya, menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Austria. (Baca juga: Giliran Serangan Teror Guncang Austria, Macron Shock dan Ancam Musuh )

Pembentukan koalisi pimpinan AS melawan ISIS diumumkan pada 2014, dan itu mencakup lusinan negara, termasuk Austria. Koalisi memulai operasi militernya melawan kelompok teroris di Irak dengan berkoordinasi dengan para pejabat Irak, tetapi operasi di Suriah tidak diizinkan oleh pemerintah Suriah atau pun Dewan Keamanan PBB.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!