Israel Sebut Dominika Berencana Pindahkan Kedutaan Besar ke Yerusalem
Minggu, 01 November 2020 - 10:19 WIB
Yerusalem, yang diduduki oleh Israel selama Perang Enam Hari pada tahun 1967, saat ini menjadi "barang" yang tidak dapat dinegosiasikan bagi Palestina, seperti juga wilayah pendudukan di Tepi Barat dan Lembah Sungai Jordan tempat Israel membangun pemukiman.
Pemerintah Israel, pada gilirannya, telah menolak untuk mengakui Palestina sebagai negara berdaulat dan menganggap perluasan permukimannya sah, meskipun ada keberatan dari PBB. ( Lihat grafis: Jelang Pemilu, Cabut Pembatasan AS di Pemukiman Israel )
Otoritas Palestina mengklaim Yerusalem Timur sebagai ibukotanya dan menyetujui negosiasi mengenai status Yerusalem Barat, sementara Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya secara de jure.
Pemerintah Israel, pada gilirannya, telah menolak untuk mengakui Palestina sebagai negara berdaulat dan menganggap perluasan permukimannya sah, meskipun ada keberatan dari PBB. ( Lihat grafis: Jelang Pemilu, Cabut Pembatasan AS di Pemukiman Israel )
Otoritas Palestina mengklaim Yerusalem Timur sebagai ibukotanya dan menyetujui negosiasi mengenai status Yerusalem Barat, sementara Israel menganggap seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya secara de jure.
(esn)
Lihat Juga :