Partai Sayap Kanan Denmark Galang Dana Cetak Ulang Kartun Nabi

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 04:34 WIB
Kekhawatiran Vermund bukan tanpa dasar, karena perwakilan dari setidaknya salah satu tabloid negara itu, Ekstra Bladet, menyatakan ketidakpastian dalam wawancara dengan AFP mengenai apakah mereka akan mencetak iklan tersebut atau tidak. Editor media tersebut, Poul Madsen, mengatakan bahwa Ekstra Bladet mengutuk terorisme dan mendukung Prancis serta kebebasan berbicara, tetapi akan membuat keputusan untuk mencetak iklan Nye Borgerlige yang berisi kartun Nabi Muhammad SAW ketika melihatnya.

Kampanye partai Kanan Baru Denmark ini terjadi sehari setelah serangan tragis di Nice, Prancis, di mana seorang migran Tunisia berusia 21 tahun, Brahim Aoussaoui, membunuh dua jemaah dan seorang sakristan di basilika Notre-Dame de Nice, di mana ia memenggal salah satu korbannya. Aoussaoui meneriakkan "Allahu Akbar" saat polisi datang. (Baca juga: Pendukung ISIS Rayakan Serangan di Prancis, al-Qaeda Serukan Pembalasan Kartun Nabi )

Pelaku penyerangan itu ditembak oleh petugas selama penangkapan dan saat ini berada di rumah sakit. Kemudian pada hari yang sama, setidaknya dua orang lagi yang bersenjatakan pisau ditangkap di Prancis karena dicurigai merencanakan lebih banyak serangan penikaman.

Serentetan pembunuhan dengan pisau terjadi dua minggu setelah seorang Muslim berusia 18 tahun, Abdullah Anzorov, memenggal kepala guru sekolah Samuel Paty setelah yang terakhir menunjukkan kartun Nabi Muhammad di kelas tentang pentingnya kebebasan berbicara.

Insiden tragis tersebut telah dikecam oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron sebagai "serangan" terhadap Prancis karena nilai-nilai dan cita rasa kebebasannya. Macron pun berjanji bahwa negara tersebut tidak akan pernah "menyerah pada teror apa pun".
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!