Pendukung ISIS Rayakan Serangan di Prancis, al-Qaeda Serukan Pembalasan Kartun Nabi

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 11:25 WIB
Katz mengatakan bahwa "prospek koordinasi" antara berbagai penyerang tampak semakin masuk akal, meski tidak dikonfirmasi. (Baca: Twitter Hapus Tweet Mahathir 'Muslim Berhak Bunuh Jutaan Orang Prancis' )

Sementara itu, al-Qaeda menerbitkan siaran pers yang menyerukan "jihad" atau "perang suci" atas kartun Nabi Muhammad karya majalah satire Prancis; Charlie Hebdo.

"Perayaan besar-besaran di media sosial untuk terorisme, di mana para jihadis turun ke Twitter setelah pembunuhan terbaru," kata Katz, seperti dikutip The Sun, Jumat (30/10/2020).

Pada Kamis kemarin, seorang wanita yang dipenggal termasuk di antara tiga orang yang dibunuh oleh seorang migran Tunisia dalam serangan pisau di gereja Notre-Dame Bacisilia di Nice. Serangan juga terjadii Avignon, namun tak ada laporan korban jiwa.

Sumber polisi menyebut tersangka dalam serangan di Nice bernama Brahim Aoussaoui, 21, pria asal Tunisia yang tiba di Eropa beberapa minggu lalu. (Baca juga: Khamenei: Macron Bodoh, Menghina Nabi Muhammad Harusnya Jadi Kejahatan di Prancis )

Jaksa penuntut Prancis mengatakan bahwa pelaku serangan di Nice menggunakan pisau berukuran 12 inci untuk membantai tiga pengunjung gereja. Pelaku kini berada di rumah sakit dengan luka serius setelah ditembak oleh polisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!