Gagal Dapatkan Persetujuan Umumkan Keadaan Darurat, PM Malaysia Didesak Mundur

Senin, 26 Oktober 2020 - 17:51 WIB
"Syukurlah, Raja tidak terpengaruh oleh permainan politik yang bisa menyeret negara ke wilayah yang lebih kritis," kata Ahmad Puad Zarkashi, pemimpin senior di Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), partai terbesar dalam koalisi yang berkuasa.

"Kesejahteraan rakyat lebih penting. Seharusnya Muhyiddin turun,” sambungnya dalam sebuah pernyataan di akun Facebooknya, seperti dilansir Reuters pada Senin (26/10/2020).

Anggota parlemen dari partai oposisi, Wong Chen mengatakan, proposal "jahat" Muhyiddin telah ditolak oleh raja dan bahwa dia harus segera mengundurkan diri atau memecat menteri yang mengusulkan keadaan darurat. ( Baca juga: Raja Tolak Usulan PM Malaysia untuk Deklarasikan Status Darurat )

Penolakan Raja Al-Sultan Abdullah itu sendiri semakin mengikis cengkeraman Muhyiddin pada kekuasaan, sebulan setelah pemimpin oposisi Anwar Ibrahim mengatakan dia mendapat dukungan mayoritas di parlemen, termasuk dari pembelot dari aliansi yang berkuasa, untuk membentuk pemerintahan baru.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!