Gagal Dapatkan Persetujuan Umumkan Keadaan Darurat, PM Malaysia Didesak Mundur

Senin, 26 Oktober 2020 - 17:51 WIB
loading...
Gagal Dapatkan Persetujuan...
Seruan ini datang setelah Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah menolak permintaan Muhyiddin untuk menyatakan keadaan darurat untuk memerangi epidemi virus Corona. Foto/REUTERS
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia , Muhyiddin Yassin menghadapi seruan untuk mengundurkan diri karena keraguan mengenai dukungan yang ia komandoi. Seruan ini datang setelah Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah menolak permintaannya untuk menyatakan keadaan darurat untuk memerangi pandemi virus Corona .

Sebelumnya,Muhyiddin telah meminta Raja Malaysia mengumumkan keadaan darurat di tengah lonjakan baru infeksi di Malaysia dan pandemi global yang telah menghantam perekonomian Malaysia. Namun, permintaan itu ditolak, karena Raja Malaysia menilai dia tidak melihat perlunya menyatakan keadaan darurat saat ini.

"Al-Sultan Abdullah berpendapat bahwa pada saat ini Yang Mulia tidak perlu mengumumkan keadaan darurat di negara atau di bagian manapun di negara Malaysia. Yang Mulia yakin dengan kemampuan pemerintah di bawah kepemimpinan Perdana Menteri untuk terus menerapkan kebijakan dan upaya penegakan hukum untuk mengekang penyebaran pandemi Covid-19," kata istana dalam sebuah pernyataan.

Sejumlah pemimpin partai di dalam koalisi Muhyiddin dan oposisi mengkritik langkah Perdana Menteri Malaysia itu untuk mencari kekuatan darurat. Mereka kemudian meminta dia untuk mundur setelah permintaannya ditolak oleh Raja Malaysia. ( Lihat foto: 552 Pekerja Migran Indonesia Ilegal Dipulangkan dari Malaysia )

"Syukurlah, Raja tidak terpengaruh oleh permainan politik yang bisa menyeret negara ke wilayah yang lebih kritis," kata Ahmad Puad Zarkashi, pemimpin senior di Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), partai terbesar dalam koalisi yang berkuasa.

"Kesejahteraan rakyat lebih penting. Seharusnya Muhyiddin turun,” sambungnya dalam sebuah pernyataan di akun Facebooknya, seperti dilansir Reuters pada Senin (26/10/2020).

Anggota parlemen dari partai oposisi, Wong Chen mengatakan, proposal "jahat" Muhyiddin telah ditolak oleh raja dan bahwa dia harus segera mengundurkan diri atau memecat menteri yang mengusulkan keadaan darurat. ( Baca juga: Raja Tolak Usulan PM Malaysia untuk Deklarasikan Status Darurat )

Penolakan Raja Al-Sultan Abdullah itu sendiri semakin mengikis cengkeraman Muhyiddin pada kekuasaan, sebulan setelah pemimpin oposisi Anwar Ibrahim mengatakan dia mendapat dukungan mayoritas di parlemen, termasuk dari pembelot dari aliansi yang berkuasa, untuk membentuk pemerintahan baru.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Umumkan Darurat Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved