Parah, Masjid Dijadikan Kandang Babi di Wilayah Pendudukan Armenia

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 16:51 WIB
Dalam dua serangan rudal di Ganja, kota besar yang jauh dari garis depan, Armenia membunuh dua lusin warga sipil, termasuk anak-anak, dan melukai puluhan orang lainnya.

Kamis lalu, Armenia menargetkan warga sipil di sebuah pemakaman di kota barat Tartar, menewaskan empat orang dan melukai banyak orang lainnya. (Baca Juga: Sikap Netral Iran di Karabakh Atas Dianggap Untungkan Armenia)

Sejak 10 Oktober, Armenia telah melanggar dua gencatan senjata kemanusiaan di Karabakh Atas, atau Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional. Gencatan senjata kemanusiaan baru mulai berlaku Sabtu lalu. (Lihat Infografis: CN-235 PTDI Siap Bersaing dalam Tender Pesawat Patroli Malaysia)

Hubungan antara dua bekas republik Soviet itu tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas. (Lihat Video: Tak Hanya Nama Jalan, UEA Segera Bangun Masjid Presiden Jokowi)

Empat resolusi Dewan Keamanan PBB dan dua seruan Sidang Umum PBB, serta organisasi-organisasi internasional, menuntut penarikan pasukan pendudukan secara lengkap dan tanpa syarat dari wilayah Azerbaijan yang diduduki Armenia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!