Tentara Tembaki Demonstran, Massa Serbu Rumah Dubes Nigeria

Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:44 WIB
Aksi protes pun akhirnya pecah di bulan Oktober dan memaksa kantor presiden Nigeria, Muhammadu Buhari, mengatakan bahwa SARS telah "dibubarkan dengan segera" dan anggota regu akan ditempatkan kembali. Terlepas dari pengumuman itu, aksi protes terus berlanjut ketika orang-orang menyerukan diakhirinya kebrutalan di seluruh kepolisian. Pada hari Selasa, pejabat publik menyerukan jam malam 24 jam di Lagos dalam upaya untuk memadamkan protes.

Aksi penembakan terhadap para demonstran kemudian terjadi di distrik Lekki di Lagos, kota terbesar di Afrika. Sementara jumlah korban yang dikonfirmasi belum diketahui, para saksi di tempat kejadian mengatakan kepada Reuters bahwa setidaknya dua orang terkena tembakan. (Baca juga: Tentara Nigeria Tembaki Demonstran, Dua Tumbang )

Amnesty International Nigeria men-tweet bahwa mereka telah menerima bukti yang kredibel tetapi mengganggu terkait penggunaan kekuatan berlebihan yang menyebabkan kematian para demonstran dalam aksi protes di Lagos pada hari Selasa. (Lihat video: Ada 'TUHAN' Dalam Pilkada Jember)
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!