Pompeo Sebut Turki Perburuk Perang di Nagorno Karabakh
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 23:45 WIB
Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai bagian dari Azerbaijan tetapi dihuni dan diatur oleh etnis Armenia.
Keduanya sempat menyepakati gencatan senjata namun kesepakatan itu hanya seumur jagung. Keduanya saling tuding satu sama lain melancarkan serangan.(Baca juga: Gencatan Senjata Azerbaijan dan Armenia Hanya Seumur Jagung )
Kementerian pertahanan Nagorno-Karabakh melaporkan 29 lagi korban militer, menjadikan 633 jumlah prajurit yang tewas sejak pertempuran meletus pada 27 September. Azerbaijan tidak mengungkapkan korban militer. Kantor kejaksaan Azerbaijan hanya mengatakan 47 warga sipil telah tewas dan 222 lainnya luka-luka.(Lihat video: Dua Kapal Asing Berbendera Vietnam Ditangkap TNI AL )
Keduanya sempat menyepakati gencatan senjata namun kesepakatan itu hanya seumur jagung. Keduanya saling tuding satu sama lain melancarkan serangan.(Baca juga: Gencatan Senjata Azerbaijan dan Armenia Hanya Seumur Jagung )
Kementerian pertahanan Nagorno-Karabakh melaporkan 29 lagi korban militer, menjadikan 633 jumlah prajurit yang tewas sejak pertempuran meletus pada 27 September. Azerbaijan tidak mengungkapkan korban militer. Kantor kejaksaan Azerbaijan hanya mengatakan 47 warga sipil telah tewas dan 222 lainnya luka-luka.(Lihat video: Dua Kapal Asing Berbendera Vietnam Ditangkap TNI AL )
(ber)
Lihat Juga :