Tuntut Demokrasi dan Reformasi Kerajaan, Warga Thailand Turun ke Jalan

Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:56 WIB
Aksi demonstrasi ini berlangsung di rute yang diperkirakan akan digunakan Raja Vajiralongkorn untuk menghadiri sebuah acara yang telah dijadwalkan. Para pengunjuk rasa mengatakan mereka akan memberikan hormat tiga jari kepada iring-iringan mobil kerajaan yang lewat - salah satu simbol dari gerakan protes yang meningkat, yang menarik sekitar 50.000 orang pada aksi demonstrasi bulan lalu.

Polisi Thailand telah menangkap 21 pengunjuk rasa dan membubarkan sekelompok pengunjuk rasa menjelang acara, termasuk berkemah di luar gedung pemerintah utama hingga akhir pekan. Sedangkan Perdana Menteri Prayuth pada hari Rabu mengatakan ia akan terus bekerja seperti biasa.

Juru bicara polisi nasional Thailand, Yingyos Thepjamnong mengatakan, petugas polisi akan berusaha mencegah bentrokan antara pengunjuk rasa anti dan pro-pemerintah. (Baca juga: Pasang 'Plakat Rakyat', Demonstran Thailand Tuntut Kekuasaan Raja Dibatasi )

"Polisi juga sedang mencari siapa saja yang mencoba membuat kekacauan di antara para pengunjuk rasa," menurut juru bicara polisi Kritsana Pattanacharoen.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!