Armenia Sebut Rusia Tokoh Kunci Proses Perdamaian dengan Azerbaijan
Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:16 WIB
Sementara itu, sebelumnya Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan yakin hanya perubahan sikap Turki yang dapat memastikan Azerbaijan menghentikan aksi militer di Nagorno-Karabakh. Namun, sejauh ini Pashinyan tidak memberi indikasi bahwa dia melihat ada perubahan sikap Turki.
Pashinyan, dalam sebuah wawancara dengan Reuters, menuduh Turki menyabotase gencatan senjata dan memperluas pengaruh ke Kaukasus Selatan untuk melanjutkan ambisi ekspansionis.“Saya yakin bahwa sepanjang posisi Turki tetap tak berubah, Azerbaijan tidak akan berhenti bertempur,” ujar Pashinyan. ( Baca juga: Perangi Corona, Tim Medis Rusia Disuntik Vaksin Sputnik-V )
Seperti diketahui, sejak konflik pecah pada 27 September, Turki mendukung Azerbaijan dan menyatakan pasukan Armenia harus meninggalkan wilayah itu. Nagorno-Karabakh secara internasional diakui bagian dari Azerbaijan tapi dipimpin dan dihuni etnis Armenia.
Pashinyan, dalam sebuah wawancara dengan Reuters, menuduh Turki menyabotase gencatan senjata dan memperluas pengaruh ke Kaukasus Selatan untuk melanjutkan ambisi ekspansionis.“Saya yakin bahwa sepanjang posisi Turki tetap tak berubah, Azerbaijan tidak akan berhenti bertempur,” ujar Pashinyan. ( Baca juga: Perangi Corona, Tim Medis Rusia Disuntik Vaksin Sputnik-V )
Seperti diketahui, sejak konflik pecah pada 27 September, Turki mendukung Azerbaijan dan menyatakan pasukan Armenia harus meninggalkan wilayah itu. Nagorno-Karabakh secara internasional diakui bagian dari Azerbaijan tapi dipimpin dan dihuni etnis Armenia.
(esn)
Lihat Juga :