Anwar Ibrahim Serahkan Bukti Dukungan kepada Raja Malaysia
Selasa, 13 Oktober 2020 - 14:39 WIB
Krisis politik di Malaysia di mulai saat Mahathir Mohammad mengundurkan diri setelah terjadi perpecahan ditubuh koalisi partai pendukungnya. Raja Malaysia kemudian menunjuk Muhyiddin Yasin sebagai Perdana Menteri pengganti Mahathir.
Lawan-lawannya menuduh Muhyiddin merebut kekuasaan dengan menggeser partai-partai koalisi alih-alih mendapatkannya di kotak suara.
Tapi Muhyiddin memiliki mayoritas tipis dan ada spekulasi dia bisa menggelar pemilu untuk memenangkan mandat yang lebih kuat.
Anwar (73) sendiri memiliki karier politik yang kacau selama dua dekade terakhir.(Baca juga: Jalan Terjal Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia )
Pada awalnya ia seorang bintang politik Malaysia yang sedang naik daun, namun kemudian dipenjara karena tuduhan sodomi dan korupsi setelah perseteruannya dengan pemerintah. Ia menghabiskan hampir 10 tahun di balik jeruji besi atas tuduhan yang dia dan pendukungnya gambarkan sebagai rencana untuk menghancurkan karir politiknya.
Lawan-lawannya menuduh Muhyiddin merebut kekuasaan dengan menggeser partai-partai koalisi alih-alih mendapatkannya di kotak suara.
Tapi Muhyiddin memiliki mayoritas tipis dan ada spekulasi dia bisa menggelar pemilu untuk memenangkan mandat yang lebih kuat.
Anwar (73) sendiri memiliki karier politik yang kacau selama dua dekade terakhir.(Baca juga: Jalan Terjal Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia )
Pada awalnya ia seorang bintang politik Malaysia yang sedang naik daun, namun kemudian dipenjara karena tuduhan sodomi dan korupsi setelah perseteruannya dengan pemerintah. Ia menghabiskan hampir 10 tahun di balik jeruji besi atas tuduhan yang dia dan pendukungnya gambarkan sebagai rencana untuk menghancurkan karir politiknya.
Lihat Juga :