Kembali Kampanye, Trump Merasa Sangat Kuat Setelah Pulih dari Covid

Selasa, 13 Oktober 2020 - 11:01 WIB
Pawai di Sanford menunjukkan bahwa Trump tidak mengubah cara kampanye atau tampilannya sejak terjangkit corona yang telah menginfeksi lebih dari 7,8 juta orang di AS dan menewaskan lebih dari 214.000 orang.

Pandemi itu juga membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan. Dia menyatakan lockdown telah merusak ekonomi dan terlalu drastis. (Baca Juga: Gedung Putih Lanjutkan Proses Penjualan Senjata Canggih pada Taiwan)

"Ini berisiko, tapi Anda akan keluar," tutur Trump pada para pendukungnya yang meneriakkan, "Kami cinta kamu." (Lihat Infografis: Truk Monster Pembawa Rudal Raksasa Milik Korea Utara)

Para pengkritik menyalahkan Trump karena tidak mendorong para pendukungnya di acara kampanye dan staf Gedung Putih untuk memakai masker dan mematuhi panduan social distancing. Sebanyak 11 ajudan dekat Trump telah dites positif virus itu. (Lihat Video: Gubernur Jatim Hadiri Upacara HUT Jatim ke-75)

Pakar penyakit infeksi AS Anthony Fauci mengatakan AS menghadapi banyak masalah jika tidak mendorong pemakaian masker dan menghindari perkumpulan massa.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!