Kaligrafi Mao Zedong Senilai RP4,3 Triliun yang Dicuri Ditemukan Terpotong Dua
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 08:55 WIB
Orang yang membeli karya seni curian tersebut menyerahkan dirinya pada 22 September ketika dia mendengar tentang kasus perampokan dan permohonan publik oleh polisi. Dia ditangkap karena dituduh jadi penadah properti curian. Sejak itu dia dibebaskan dengan uang jaminan.
Polisi Hong Kong pada hari Selasa menangkap salah satu dari tiga tersangka dalam pencurian karya seni bernilai tinggi. Mengutip South China Morning Post, Jumat (9/10/2020), polisi telah mengidentifikasi dua tersangka lainnya tetapi belum merilis informasi tambahan. (Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )
Fu Chunxiao mengatakan bahwa dia telah berencana untuk menyumbangkan kaligrafi Mao Zedong sebelum perampokan terjadi, tetapi dia tidak mengatakan akan disumbangkan kemana.
"Saya belum membuat keputusan tentang bagaimana menanganinya, (dan tidak akan) sampai saya mendapatkannya kembali," katanya.
Polisi Hong Kong pada hari Selasa menangkap salah satu dari tiga tersangka dalam pencurian karya seni bernilai tinggi. Mengutip South China Morning Post, Jumat (9/10/2020), polisi telah mengidentifikasi dua tersangka lainnya tetapi belum merilis informasi tambahan. (Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )
Fu Chunxiao mengatakan bahwa dia telah berencana untuk menyumbangkan kaligrafi Mao Zedong sebelum perampokan terjadi, tetapi dia tidak mengatakan akan disumbangkan kemana.
"Saya belum membuat keputusan tentang bagaimana menanganinya, (dan tidak akan) sampai saya mendapatkannya kembali," katanya.
(min)
Lihat Juga :