Assad: Keseimbangan Militer Global Butuh Peran Rusia

Senin, 05 Oktober 2020 - 16:02 WIB
Sebuah dokumen pemerintah Rusia yang diterbitkan Agustus lalu menunjukkan bahwa pihak berwenang Suriah telah setuju untuk memberi Rusia tambahan tanah dan perairan pesisir untuk memperluas pangkalan udara militernya di Khmeimim. (Baca juga: Suriah: Turki Bertanggungjawab atas Meningkatnya Ketegangan di Nagorno-Karabakh )

Assad mengatakan tentaranya, sebelum intervensi militer Moskow, telah menghadapi "situasi berbahaya" di mana oposisi bersenjata yang secara langsung didanai dan dipersenjatai oleh Washington dan kekuatan Barat lainnya, bersama Arab Saudi dan Qatar yang telah merebut kota-kota utama.

Assad telah mampu dengan kekuatan udara besar Moskow dan dukungan milisi yang didukung Iran untuk mendapatkan kembali sebagian besar wilayah yang hilang dalam konflik selama satu dekade.

Washington dan pendukung oposisi Suriah mengatakan pemboman Rusia dan Suriah di daerah yang dikuasai oposisi sama dengan kejahatan perang dan bertanggung jawab atas kematian ribuan warga sipil dan pengungsian jutaan orang lainnya.

Moskow dan Damaskus menyangkal pemboman tanpa pandang bulu terhadap warga sipil dan mengatakan mereka berjuang untuk membersihkan negara itu dari kelompok militan bersenjata.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!