Umumkan Positif Covid-19, Trump Dinilai Mainkan Trik Raih Simpati Rakyat AS
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 13:33 WIB
Pengamat politik luar negeri Gerry Hukubun. Foto/SINDOnews.com/Gerry Hukubun
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump pada Jumat mengumumkan bahwa dia dan Ibu Negara Melania Trump positif terinfeksi virus corona baru ( Covid-19 ). Menurut pengamat politik luar negeri, Gerry Hukubun, yang dilakukan calon presiden (capres) petahana Partai Republik itu adalah trik politik meraih simpati publik Amerika menjelang pemilihan presiden (pilpres) 3 November.
Pengumuman Trump melalui Twitter itu muncul setelah debat perdana capres AS 2020 dengan penantangnya, Joseph “Joe” Biden dari Partai Demokrat pada Rabu lalu di Case Western Reserve University, Cleveland. (Baca: Mantan Staf Obama Mentweet 'Saya Harap Dia Mati' saat Trump Positif Covid-19 )
Para pemimpin dan masyarakat internasional telah bereaksi atas pengumuman Trump. Tak bisa dimungkiri, ada sebagian pihak yang senang dengan informasi tersebut mengingat Trump selama ini telah meremehkan bahaya Covid-19.
Trump dianggap sebagian masyarakat di AS sebagai presiden yang tidak peduli dengan pandemi Covid-19, sehingga jumlah kasus infeksi di Amerika mencapai 7,3 juta dengan jumlah kematian 208.000 per 2 Oktober 2020.
Pengumuman Trump melalui Twitter itu muncul setelah debat perdana capres AS 2020 dengan penantangnya, Joseph “Joe” Biden dari Partai Demokrat pada Rabu lalu di Case Western Reserve University, Cleveland. (Baca: Mantan Staf Obama Mentweet 'Saya Harap Dia Mati' saat Trump Positif Covid-19 )
Para pemimpin dan masyarakat internasional telah bereaksi atas pengumuman Trump. Tak bisa dimungkiri, ada sebagian pihak yang senang dengan informasi tersebut mengingat Trump selama ini telah meremehkan bahaya Covid-19.
Trump dianggap sebagian masyarakat di AS sebagai presiden yang tidak peduli dengan pandemi Covid-19, sehingga jumlah kasus infeksi di Amerika mencapai 7,3 juta dengan jumlah kematian 208.000 per 2 Oktober 2020.
Lihat Juga :