AS: China Harus Bersanding dengan Kami Jika Ingin Dianggap Kekuatan Besar

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 17:26 WIB
"Untuk membuat pusat pengurangan risiko nuklir, untuk bertukar data dan untuk memastikan bahwa kepemimpinan senior kita tersedia siang atau malam jika sesuatu, jika terjadi peristiwa aneh, sebagai cara untuk mengelola risiko, sebagai cara untuk mengurangi risiko antara dua negara adidaya. China ingin memiliki kemampuan seperti itu dan, seperti yang Anda tunjukkan, transparansi dan langkah-langkah membangun kepercayaan," ungkapnya.

"Sekarang, apakah kita berbicara tentang inspeksi timbal balik situs pertahanan rudal atau inspeksi jenis lain, mungkin inspeksi timbal balik silo ICBM, atau mungkin inspeksi yang terkait dengan pemantauan produksi hulu ledak. Ini semua sangat mungkin. Ini adalah hal-hal yang telah kami lakukan bersama dengan Rusia selama bertahun-tahun dan ini adalah hal-hal yang, sejujurnya, harus kita lakukan dengan China juga," sambungnya.

Dia menambahkan bahwa AS selalu terbuka terhadap China. Namun, dia mengatakan, itu bukan permintaan yang Beijing negosiasikan, melainkan kewajiban China bahwa mereka harus bernegosiasi dengan AS dengan niat baik. ( Baca juga: Indonesia - China Mulai Manjauhi Dolar AS )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!