AS: China Harus Bersanding dengan Kami Jika Ingin Dianggap Kekuatan Besar

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 17:26 WIB
loading...
AS: China Harus Bersanding...
Amerika Serikat (AS) mengatakan, jika China ingin dianggap sebagai kekuatan besar, maka mereka harus bersanding dengan AS dan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
MANILA - Amerika Serikat (AS) mengatakan, jika China ingin dianggap sebagai kekuatan besar, maka mereka harus bersanding dengan AS dan Rusia. Hal itu diungkap oleh Marshall Billingslea, Utusan Khusus Presiden untuk Pengendalian Senjata di Kementerian Luar Negeri AS.

Berbicara saat melakukan telekonferensi dengan jurnalis Asia Pasifik, Billingslea bagaimana cara membujuk China untuk mau terlibat dalam pembicaraan tiga arah dengan Rusia dalam hal kontrol senjata nuklir. Billingslea menuturkan, China harus duduk satu meja dengan AS dan Rusia jika ingin mendapatkan status kekuatan besar dan perjanjian itu akan sangat menguntungkann bagi Beijing.

"China ingin diberi status kekuatan besar, dan terus terang, cara apa yang lebih baik untuk dilihat sebagai kekuatan besar selain dilihat duduk berdampingan dengan AS, atau bahkan mungkin berdampingan dengan ASdan Rusia, mendiskusikan topik ini? China akan mendapat keuntungan besar dari diskusi semacam itu," ucapnya.

Billingslea menuturkan, AS belajar keras dengan Uni Soviet, setelah Krisis Rudal Kuba, bahwa kedua belah pihak harus melakukan hal-hal seperti membuat hotline, saluran telepon. ( Baca juga: Risiko Perang Nuklir AS-China Meningkat, Pakar Sarankan Dipantau dengan Hati-hati )

"Untuk membuat pusat pengurangan risiko nuklir, untuk bertukar data dan untuk memastikan bahwa kepemimpinan senior kita tersedia siang atau malam jika sesuatu, jika terjadi peristiwa aneh, sebagai cara untuk mengelola risiko, sebagai cara untuk mengurangi risiko antara dua negara adidaya. China ingin memiliki kemampuan seperti itu dan, seperti yang Anda tunjukkan, transparansi dan langkah-langkah membangun kepercayaan," ungkapnya.

"Sekarang, apakah kita berbicara tentang inspeksi timbal balik situs pertahanan rudal atau inspeksi jenis lain, mungkin inspeksi timbal balik silo ICBM, atau mungkin inspeksi yang terkait dengan pemantauan produksi hulu ledak. Ini semua sangat mungkin. Ini adalah hal-hal yang telah kami lakukan bersama dengan Rusia selama bertahun-tahun dan ini adalah hal-hal yang, sejujurnya, harus kita lakukan dengan China juga," sambungnya.

Dia menambahkan bahwa AS selalu terbuka terhadap China. Namun, dia mengatakan, itu bukan permintaan yang Beijing negosiasikan, melainkan kewajiban China bahwa mereka harus bernegosiasi dengan AS dengan niat baik. ( Baca juga: Indonesia - China Mulai Manjauhi Dolar AS )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Berita Terkini
AI Bisa dalam Beberapa...
AI Bisa dalam Beberapa Bulan Lagi Lumpuhkan Pemerintah di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved