Prancis Kantongi Bukti Milisi Suriah Ikut Bertempur di Nagorno Karabakh

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 03:31 WIB
Bentrokan antara Baku dan Yerevan atas wilayah Nagorno-Karabakh - sebuah republik yang memproklamirkan diri di Transcaucasia yang mendeklarasikan kemerdekaannya dari Azerbaijan pada tahun 1991 - telah meningkat tajam sejak Minggu. Kedua belah pihak saling menyalahkan atas agresi tersebut dan berbagi banyak foto serta video kendaraan dan pesawat militer musuh mereka yang hancur.

Rusia, Prancis, Amerika Serikat (AS), dan banyak negara lain telah mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk menghentikan bentrokan. Namun sikap berbeda ditunjukkan oleh Turki yang menyatakan dukungannya kepada Baku, menyatakan bahwa Armenia harus mengembalikan tanah yang telah diduduki ke Azerbaijan.(Baca juga: Rusia Khawatirkan Kabar Penggunaan Tentara Bayaran di Konflik Nagorno-Karabakh)

Yerevan, pada gilirannya, menuduh Ankara berpartisipasi dalam konflik tersebut. Armenia mengatakan bahwa pesawat Turki telah mendukung pasukan Azerbaijan selama aksi ofensif mereka dan bahkan menjatuhkan jet Su-25 Armenia.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!