Ancaman Bagi Perdamaian, Eropa Desak Rusia Ungkap Peracunan Navalny

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 00:41 WIB
"Karena itu, kami menganggap bahwa penggunaan bahan racun saraf dari kelompok Novichok dalam meracuni Alexey Navalny yang menjijikkan merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional," tulis mereka.

Surat itu dikirim saat Rusia menjadi presiden bulanan Dewan Keamanan untuk Oktober.

Amerika Serikat (AS) tidak menandatangani surat itu, tetapi pada Rabu lalu Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan: "Pemerintah Rusia harus memberikan pertanggungjawaban penuh atas peracunan Alexei Navalny dan meminta pertanggungjawaban mereka yang terlibat."

Navalny diterbangkan ke Berlin pada Agustus lalu setelah jatuh sakit dalam penerbangan domestik Rusia. Dia menerima perawatan untuk apa yang menurut Jerman keracunan oleh racun saraf yang berpotensi mematikan, Novichok, sebelum kembali pulih pada bulan September.(Baca juga: Koma, Rusia Izinkan Kritikus Kremlin Navalny Diterbangkan ke Jerman )

Rusia membantah terlibat dalam insiden itu dan mengatakan belum melihat bukti kejahatan. Misi Rusia untukPBB tidak segera memberikan komentar atas surat tersebut.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!