Bermain Game Online Berjam-jam, Bocah di Mesir Meregang Nyawa
Kamis, 01 Oktober 2020 - 05:05 WIB
Menurut laporan Egypt Independent, orangtua anak itu menemukan jasad anaknya di dekat ponselnya, dengan game PUBG masih berjalan.
Investigasi sedang dilakukan tapi penyelidikan menepis hubungan sebab akibat antara game itu dan kematian bocah tersebut. Meski demikian disebutkan bahwa bocah itu kecantian main game tersebut.
Penyelidikan juga menyebut beberapa kasus sebelumnya di mana anak meninggal dunia atau terluka karena memainkan game semacam itu.
Pada 2018, seorang guru di Mesir ditikam hingga tewas oleh muridnya yang berumur 16 tahun. Pelajar itu mengklaim game PUBG mendorongnya melakukan kejahatan itu, menyebut bahwa membunuh orang adalah satu satu tujuan utama game itu dan membayangkan dia berada di game tersebut.
Tahun lalu, bocah umur 14 tahun di Mesir menikam temannya setelah pertikaian antar mereka terkait game tersebut. (Baca Juga: Mantan PM Israel Ehud Barak: Netanyahu Seorang Diktator)
Investigasi sedang dilakukan tapi penyelidikan menepis hubungan sebab akibat antara game itu dan kematian bocah tersebut. Meski demikian disebutkan bahwa bocah itu kecantian main game tersebut.
Penyelidikan juga menyebut beberapa kasus sebelumnya di mana anak meninggal dunia atau terluka karena memainkan game semacam itu.
Pada 2018, seorang guru di Mesir ditikam hingga tewas oleh muridnya yang berumur 16 tahun. Pelajar itu mengklaim game PUBG mendorongnya melakukan kejahatan itu, menyebut bahwa membunuh orang adalah satu satu tujuan utama game itu dan membayangkan dia berada di game tersebut.
Tahun lalu, bocah umur 14 tahun di Mesir menikam temannya setelah pertikaian antar mereka terkait game tersebut. (Baca Juga: Mantan PM Israel Ehud Barak: Netanyahu Seorang Diktator)
Lihat Juga :