Pertempuran Meletus, Pemimpin Nagorno Karabakh Umumkan Darurat Militer

Minggu, 27 September 2020 - 20:12 WIB
Seperti diketahui, separatis etnis Armenia merebut Karabakh dari Baku, yang kemudian membentuk Republik Nagorno-Karabakh, dalam perang tahun 1990-an yang merenggut 30 ribu nyawa.

Pembicaraan untuk menyelesaikan perselisihan Karabakh, salah satu konflik terburuk yang muncul dari runtuhnya Uni Soviet tahun 1991, sebagian besar terhenti sejak perjanjian gencatan senjata tahun 1994.

Prancis, Rusia dan Amerika Serikat (AS) telah menengahi upaya perdamaian sebagai "Grup Minsk" tetapi dorongan besar terakhir untuk kesepakatan damai gagal pada tahun 2010. ( Baca juga: AS Akui Genosida Armenia, Turki Kesal )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!