Siap Panen, Petani Ganja AS Ogah Ngungsi Meski Terjadi Kebakaran Hutan
Sabtu, 26 September 2020 - 14:47 WIB
Pihak berwenang dan penduduk setempat memperkirakan sebanyak 1.000 orang tetap berada di Post Mountain dan Trinity Pines hingga Kamis waktu setempat.
Orang-orang yang akrab dengan Trinity Pines mengatakan bahwa desa tersebut memiliki hingga 40 pertanian legal, dengan lebih dari 10 kali lipat jumlahnya di area tersembunyi dan tumbuh ilegal.
Para petani sangat berhati-hati membiarkan tanaman itu rentan terhadap api atau pencuri. Setiap pertanian memiliki tanaman bernilai setengah juta dolar atau lebih dan banyak yang dalam beberapa hari atau minggu siap di panen.
Salah satu perkiraan menyebutkan nilai tanaman mariyuana legal di daerah itu sekitar USD19 juta atau sekitar Rp298 miliar.
“Ada jutaan dolar, jutaan dan jutaan dolar mariyuana di luar sana,” ungkap Trujillo.
“Beberapa dari tanaman itu tingginya 16 kaki (5 meter), dan semuanya sedang dalam tahap pertumbuhan sekarang,” terangnya.
Orang-orang yang akrab dengan Trinity Pines mengatakan bahwa desa tersebut memiliki hingga 40 pertanian legal, dengan lebih dari 10 kali lipat jumlahnya di area tersembunyi dan tumbuh ilegal.
Para petani sangat berhati-hati membiarkan tanaman itu rentan terhadap api atau pencuri. Setiap pertanian memiliki tanaman bernilai setengah juta dolar atau lebih dan banyak yang dalam beberapa hari atau minggu siap di panen.
Salah satu perkiraan menyebutkan nilai tanaman mariyuana legal di daerah itu sekitar USD19 juta atau sekitar Rp298 miliar.
“Ada jutaan dolar, jutaan dan jutaan dolar mariyuana di luar sana,” ungkap Trujillo.
“Beberapa dari tanaman itu tingginya 16 kaki (5 meter), dan semuanya sedang dalam tahap pertumbuhan sekarang,” terangnya.
Lihat Juga :