Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Senin, 27 Juli 2026 - 18:20 WIB
3. Fokus ke Pencabutan Sanksi Ekonomi dan Rekonsiliasi Nasional
Di bidang domestik dan ekonomi, al-Sharaa berpendapat bahwa pencabutan sanksi ekonomi yang dikenakan pada negaranya oleh AS dan negara-negara lain saja tidak akan efektif kecuali Suriah juga dihapus dari daftar negara sponsor terorisme.Mengenai perjanjian internal dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi, aliansi kelompok bersenjata Kurdi dan Arab yang menguasai sebagian wilayah utara dan timur Suriah, presiden mengakui adanya keterlambatan dalam pelaksanaannya.
Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap sepenuhnya berkomitmen pada perjanjian tersebut dan terus bertaruh pada keberhasilannya pada akhirnya.
Al-Sharaa juga mengumumkan bahwa otoritas Suriah telah membentuk komite khusus untuk menangani masalah orang hilang selama perang Suriah, antara tahun 2011 dan 2024.
PBB memperkirakan sekitar 100.000 orang hilang secara paksa selama perang, sementara Komisi Nasional Suriah untuk Orang Hilang meyakini sebanyak 300.000 warga Suriah mungkin hilang.
Al-Sharaa mengatakan komite tersebut akan beroperasi secara ketat sesuai dengan standar internasional, bekerja sama erat dengan negara-negara yang memiliki keahlian khusus di bidang ini.
(ahm)
Lihat Juga :