Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain

Jum'at, 24 Juli 2026 - 19:23 WIB
Sementara itu, jumlah korban luka akibat serangan militer AS baru-baru ini di Iran telah meningkat menjadi 645 orang, dengan 55 orang dipastikan tewas, menurut juru bicara Kementerian Kesehatan Iran kepada kantor berita Fars negara itu.

“Provinsi Khuzestan di barat daya mencatat jumlah korban tertinggi, diikuti provinsi Hormozgan dan Sistan dan Baluchestan di selatan,” ungkap juru bicara tersebut. Ketiga provinsi tersebut juga menyumbang sebagian besar kematian.

Dari total korban luka, 586 orang telah dipulangkan setelah perawatan, sementara sejumlah lainnya menerima perawatan rawat jalan.

Delapan pasien masih dirawat di rumah sakit, dengan beberapa orang di antaranya membutuhkan prosedur pembedahan lebih lanjut, tambah pejabat tersebut.

Selain serangan Iran di Yordania, Bahrain, dan Erbil, Kuwait juga menjadi sasaran gelombang serangan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!