Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang

Jum'at, 24 Juli 2026 - 09:46 WIB
Mamdani, dalam wawancara sebelumnya dengan The New York Times, mengatakan Netanyahu harus menghadapi proses hukum di Den Haag, merujuk pada surat perintah penangkapan yang dikeluarkan terhadap Netanyahu oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Mamdani pernah berjanji saat kampanye pemilihan wali kota bahwa dia akan menangkap Netanyahu jika berkunjung ke New York. Namun, dia kemudian mengklarifikasi bahwa New York City tidak memiliki kewenangan hukum independen untuk menegakkan surat perintah penangkapan ICC. Dia mengatakan tanggung jawab atas tindakan semacam itu berada di tangan pemerintah federal AS.

Kemudian dalam wawancara terbaru dengan Rolling Stone, Mamdani mengatakan dia dan istrinya telah menerima ancaman pembunuhan setelah mengkritik keras Israel dan Netanyahu dalam perang brutal Zionis di Gaza.

“Sulit untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman kematian, tetapi ketika Anda siap untuk membela semua orang, ada konsekuensinya," katanya.

Dia mengaku telah menerima ancaman serupa saat menjabat sebagai anggota Legislatif Negara Bagian New York, dengan alasan kritiknya terhadap bantuan militer Amerika Serikat kepada Israel dan penentangannya terhadap pembunuhan warga sipil Palestina.

Mamdani mengatakan ancaman tersebut dimulai sebelum dia menjadi wali kota dan berlanjut setelah menjabat. Dia juga mengatakan istrinya telah menghadapi kritik dan ancaman karena pandangannya tentang Israel dan Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!