Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:43 WIB
Pekan lalu, kelompok tersebut menuduh Arab Saudi melakukan serangan udara di bandara Sanaa. Mereka kemudian meluncurkan serangan rudal ke arah wilayah Arab Saudi, mengakhiri jede pertempuran selama bertahun-tahun.

Meskipun Riyadh tidak berkomentar mengenai tuduhan Houthi, pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengeklaim bertanggung jawab atas serangan di bandara Sanaa, dengan mengatakan bahwa mereka menargetkan bandara itu untuk mencegah pesawat Iran mendarat.

Sementara itu, Kerajaan Arab Saudi mengecam Houthi atas pengumuman blokade maritim mereka terhadap kerajaan.

“Kementerian Luar Negeri menyampaikan kecaman keras Kerajaan Arab Saudi terhadap tuduhan yang dibuat oleh juru bicara militer milisi teroris Houthi, yang menuduh kerajaan mengepung rakyat Yaman yang bersaudara dan mengeklaim pemberlakuan blokade maritim terhadap kerajaan,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Al Arabiya English, Selasa (21/7/2026).

Menurut kementerian itu, kerajaan akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi kapal-kapalnya sesuai dengan hukum internasional dan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982.

Arab Saudi telah menjadi salah satu alasan utama mengapa harga energi global tidak melonjak setelah perang AS-Israel melawan Iran pecah akhir Februari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!