Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya

Senin, 20 Juli 2026 - 02:20 WIB

2. Komandan Dipromosikan Berdasarkan Kesetiaan Pribadi

Sobko juga menyatakan bahwa para komandan dipromosikan berdasarkan “kesetiaan pribadi” kepada atasan mereka, bukan berdasarkan kompetensi dan profesionalisme. Ia juga mengkritik apa yang digambarkannya sebagai tren yang berkembang di dalam militer Ukraina menuju manajemen mikro dan meremehkan kegagalan dalam laporan.

Kritik Sobko menggemakan kritik yang disampaikan oleh mantan kepala pertahanan Fedorov. Setelah pemecatannya awal pekan ini, teknokrat berusia 35 tahun itu mengkonfirmasi bahwa ia berselisih dengan komandan militer tertinggi Ukraina, Aleksandr Syrsky, yang dituduhnya menghalangi upayanya untuk memodernisasi tentara dan membuatnya lebih berorientasi pada teknologi.

Pada konferensi pers hari Kamis, mantan menteri tersebut mengatakan, “kami menghadapi blokade total atas semua inisiatif kami.” Ia juga mengklaim bahwa Syrsky memberikan ultimatum kepada Zelensky, menuntut agar Fedorov dicopot dari jabatannya.

3. Korupsi di Militer Ukraina Jadi Benalu

Pada hari Jumat, Financial Times, mengutip sumber anonim, juga melaporkan bahwa upaya Fedorov untuk membuat prosedur pengadaan yang penuh korupsi di sektor pertahanan lebih transparan juga tidak diterima dengan baik oleh para petinggi.

Pemecatan menteri pertahanan, yang merupakan bagian dari perombakan pemerintahan yang lebih luas, telah memicu protes di Kiev dan kota-kota Ukraina lainnya. Selain tuntutan agar kepala pertahanan dikembalikan ke jabatannya, beberapa demonstran juga menyerukan pemecatan Syrsky.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!