Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB
Pada awal Juli, Iran memperluas serangannya di kawasan itu, termasuk Yordania untuk pertama kalinya sejak Teheran dan Washington menandatangani perjanjian gencatan senjata pada bulan Juni.

Para pejabat AS memberikan uraian tentang lima hari terakhir serangan Iran terhadap Yordania, yang belum dibahas secara rinci oleh Pentagon secara publik.

Serangan pertama yang menghantam pasukan AS di Yordania terjadi di fasilitas perumahan di Pangkalan Udara King Faisal, melukai hingga lima anggota militer AS.

Serangan kedua menghantam pangkalan di Yordania timur tempat helikopter Blackhawk AS beroperasi, merusak sejumlah besar helikopter tersebut.

Kemudian rudal Iran menghantam Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Azraq, Yordania, yang merupakan pangkalan yang sama tempat pasukan AS tewas pada hari Jumat, kata para pejabat Amerika.

Serangan Iran sebelumnya melukai sekitar 20 tentara AS yang bergegas berlindung di bunker. Tidak ada yang tewas dalam serangan itu. Tetapi pada hari Jumat, ketika Iran menyerang pangkalan itu lagi, dua tentara AS tewas dan empat anggota militer lainnya terluka. Para personel lainnya diperiksa karena luka ringan dan kembali bertugas.

Pentagon menolak berkomentar. Pada hari Jumat, Angkatan Darat Iran mengatakan telah meluncurkan serangan drone yang menargetkan tangki bahan bakar di pangkalan AS di Azraq.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!