Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:48 WIB
Pernah dipuji sebagai "marsekal muda industri kedirgantaraan" oleh People's Daily, surat kabar resmi Partai Komunis China, Ma dipuji karena membantu membangun dan meluncurkan satelit oseanografi pertama China. Dia juga mengawasi peluncuran puluhan satelit ruang angkasa dan beberapa misi luar angkasa berawak paling ambisius China.

Dia kemudian naik pangkat dalam politik untuk mengawasi wilayah Xinjiang di bagian barat jauh, di mana para pejabat Barat dan kelompok hak asasi manusia mengatakan China menggunakan program kerja paksa yang disponsori negara untuk memaksa Uyghur dan minoritas lainnya bekerja di pabrik.

Pada tahun 2022, selama masa jabatannya, kebakaran mematikan di ibu kota Urumqi memicu protes di seluruh negeri atas kebijakan pandemi ketat yang telah menghambat upaya penyelamatan.

Beberapa minggu setelah protes tersebut, yang dianggap sebagai tantangan publik terbesar bagi kepemimpinan Xi Jinping, pemerintah mencabut kebijakan "nol Covid-19" yang keras.

Tahun lalu, Zhang Jianhua, salah satu bawahan Ma dari Administrasi Negara untuk Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Industri Pertahanan Nasional, diselidiki dan dikeluarkan dari partai karena menerima hadiah dan uang serta menggunakan jabatannya untuk mencari keuntungan bagi kerabatnya.

Guo Yonghang, bawahan lain dari masa kerja Ma di kota Shenzhen di selatan, dikeluarkan dari partai pada bulan Maret dan dituduh melakukan "pelanggaran serius terhadap disiplin dan hukum."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!