AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Minggu, 12 Juli 2026 - 07:50 WIB
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa AS dan Iran telah sepakat untuk melanjutkan pembicaraan meskipun terjadi peningkatan permusuhan minggu ini, sekaligus menyatakan berakhirnya gencatan senjata.
Sumber senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Iran, AS, Qatar, dan Pakistan telah sepakat untuk bernegosiasi. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dilaporkan telah berada di Oman.
"Araghchi dan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Albusaidi bertemu di Oman untuk bertukar pandangan tentang mekanisme yang tepat untuk jalur aman kapal melalui Selat Hormuz," kata Kementerian Luar Negeri Iran dalam sebuah pernyataan.
Kantor berita negara Oman kemudian mengatakan bahwa para negosiator Oman dan Iran akan melanjutkan pembicaraan pada tingkat teknis dan politik.
Oman membantu menengahi pengakhiran perang yang telah menggoyahkan stabilitas Teluk dan menaikkan harga minyak di seluruh dunia sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari.
Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz sebelum perang, dan blokade efektif Iran terhadap jalur perairan tersebut telah menyebabkan harga energi melonjak, sehingga memicu inflasi global.
CNN melaporkan pada hari Sabtu bahwa Oman telah membuat rancangan proposal untuk selat tersebut, termasuk navigasi bebas melalui koridor selatannya di perairan teritorial Oman.
Rencana tersebut menyerukan agar kapal-kapal yang melintasi koridor utara melalui perairan teritorial Iran memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Iran, meskipun tidak akan dikenakan biaya tol.
Sumber senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Iran, AS, Qatar, dan Pakistan telah sepakat untuk bernegosiasi. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dilaporkan telah berada di Oman.
"Araghchi dan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Albusaidi bertemu di Oman untuk bertukar pandangan tentang mekanisme yang tepat untuk jalur aman kapal melalui Selat Hormuz," kata Kementerian Luar Negeri Iran dalam sebuah pernyataan.
Kantor berita negara Oman kemudian mengatakan bahwa para negosiator Oman dan Iran akan melanjutkan pembicaraan pada tingkat teknis dan politik.
Oman membantu menengahi pengakhiran perang yang telah menggoyahkan stabilitas Teluk dan menaikkan harga minyak di seluruh dunia sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari.
Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz sebelum perang, dan blokade efektif Iran terhadap jalur perairan tersebut telah menyebabkan harga energi melonjak, sehingga memicu inflasi global.
CNN melaporkan pada hari Sabtu bahwa Oman telah membuat rancangan proposal untuk selat tersebut, termasuk navigasi bebas melalui koridor selatannya di perairan teritorial Oman.
Rencana tersebut menyerukan agar kapal-kapal yang melintasi koridor utara melalui perairan teritorial Iran memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Iran, meskipun tidak akan dikenakan biaya tol.
(mas)
Lihat Juga :