AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan

Rabu, 08 Juli 2026 - 09:36 WIB
Markas Besar Pusat Khatam-al-Anbiya mengutuk keras serangan militer AS baru-baru ini di Iran selatan, menyebutnya sebagai “tindakan agresi yang terang-terangan” yang terjadi saat jenazah mendiang pemimpin tertinggi sedang disemayamkan untuk prosesi pemakaman di Irak.

Dalam pernyataan resmi, militer memperingatkan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan memberikan “tanggapan yang menghancurkan” terhadap tindakan AS.

Militer mengatakan Iran tidak akan mengizinkan campur tangan pihak luar dalam pengelolaan Selat Hormuz.

Militer menyatakan satu-satunya jalur aman bagi kapal komersial dan kapal tanker minyak melalui jalur air strategis tersebut adalah rute yang ditetapkan oleh Iran.

Baca juga: Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!