4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi

Senin, 06 Juli 2026 - 16:39 WIB

2. Ada Motif Politik

Wakil Presiden Sara Duterte adalah "pilihan rakyat" dan upaya untuk menyingkirkannya melalui pemakzulan bermotivasi politik, kata pengacaranya kepada Senat.

Duterte memperoleh 32 juta suara dalam pemilihan 2022, lebih banyak daripada Presiden Bongbong Marcos atau senator dan anggota kongres mana pun yang terlibat dalam proses pemakzulan, kata pengacara Sheila Sison.

"Jelas bahwa tujuannya adalah untuk menggulingkannya," kata Sison.

3. Dituding Terlibat Korupsi saat Jadi Menteri

Jika terbukti bersalah atas korupsi atau mengancam akan membunuh Marcos, wakil presiden akan dicopot dari jabatannya dan didiskualifikasi dari pencalonan presiden pada tahun 2028.

Anggota Kongres Gerville Luistro menyampaikan argumen pembuka untuk penuntutan.

Dia mengatakan inti masalahnya adalah "apakah akuntabilitas masih penting di negara kita?"

"Jika bendahara desa kecil tidak dapat menjelaskan dana yang hilang, ia akan diselidiki. Jika kepala sekolah menyalahgunakan dana publik, bahkan hanya 5.000 peso, ia akan dihukum. Jika orang biasa dimintai pertanggungjawaban, mengapa pejabat pemerintah yang paling berkuasa tidak?"
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!