Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Jum'at, 03 Juli 2026 - 10:01 WIB
Menggambarkan sentimen di dalam Iran, Elahi mengatakan negara itu telah berduka sejak kematian Khamenei, dengan banyak pendukung yang memandang kehilangan itu sebagai sesuatu yang tidak akan pernah bisa digantikan.
"Ini adalah kehilangan yang sangat, sangat besar bagi mereka. Mereka merasa telah kehilangan semangat, jiwa mereka. Mereka percaya tidak ada yang bisa menggantikannya," katanya.
Elahi mengatakan orang-orang dari seluruh Iran dan luar negeri datang untuk menghadiri upacara pemakaman dan menyatakan solidaritas kepada almarhum pemimpin tersebut.
"Mereka datang untuk menunjukkan solidaritas mereka dan untuk mengatakan bahwa kami bersamamu, kami tidak akan pernah melupakanmu dan kami akan mengikuti jalanmu," katanya.
Upacara pemakaman akan menarik banyak orang sebagai wujud dukungan terhadap Republik Islam setelah perang. Acara berkabung diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari, dengan prosesi yang direncanakan di beberapa kota sebelum jenazah Khamenei dimakamkan.
Ditanya tentang ancaman Israel untuk melakukan aksi militer lebih lanjut, Elahi berpendapat bahwa Iran telah keluar dari konflik dalam posisi yang lebih kuat.
"Banyak negara memuji Iran dan mengatakan Iran memenangkan perang. Iran masih sangat kuat dan siap untuk bangkit," katanya.
Pemakaman akan berlangsung di tengah ketegangan regional yang berkelanjutan, dengan Iran menegaskan bahwa partisipasi internasional akan tetap berjalan meskipun situasi keamanan tidak menentu.
"Ini adalah kehilangan yang sangat, sangat besar bagi mereka. Mereka merasa telah kehilangan semangat, jiwa mereka. Mereka percaya tidak ada yang bisa menggantikannya," katanya.
Elahi mengatakan orang-orang dari seluruh Iran dan luar negeri datang untuk menghadiri upacara pemakaman dan menyatakan solidaritas kepada almarhum pemimpin tersebut.
"Mereka datang untuk menunjukkan solidaritas mereka dan untuk mengatakan bahwa kami bersamamu, kami tidak akan pernah melupakanmu dan kami akan mengikuti jalanmu," katanya.
Upacara pemakaman akan menarik banyak orang sebagai wujud dukungan terhadap Republik Islam setelah perang. Acara berkabung diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari, dengan prosesi yang direncanakan di beberapa kota sebelum jenazah Khamenei dimakamkan.
Ditanya tentang ancaman Israel untuk melakukan aksi militer lebih lanjut, Elahi berpendapat bahwa Iran telah keluar dari konflik dalam posisi yang lebih kuat.
"Banyak negara memuji Iran dan mengatakan Iran memenangkan perang. Iran masih sangat kuat dan siap untuk bangkit," katanya.
Pemakaman akan berlangsung di tengah ketegangan regional yang berkelanjutan, dengan Iran menegaskan bahwa partisipasi internasional akan tetap berjalan meskipun situasi keamanan tidak menentu.
Lihat Juga :