Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Selasa, 30 Juni 2026 - 12:01 WIB
Pejabat DAPA Korea Selatan sebut Indonesia sudah bayar 600 miliar won atau Rp6,9 triliun untuk pengembangan jet tempur KF-21 Boramae. Foto/Joint Press Corps via Yonhap
SEOUL - Para pejabat Korea Selatan (Korsel) pada Selasa (30/6/2026) mengatakan Indonesia telah melunasi bagian biayanya untuk pengembangan bersama jet tempur KF-21 Boramae. Setelah membayar kewajibannya, Indonesia akan mendapat transfer teknologi apa dari Korea Selatan terkait jet tempur tersebut?
Menurut Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) Korea Selatan, Indonesia menyelesaikan pembayaran kontribusinya sebesar 600 miliar won (Rp6,9 triliun) untuk proyek KF-21 pada 25 Juni.
Baca Juga: Indonesia Bergegas Beli 16 Jet Tempur KF-21 Korsel, Khawatir Keduluan Filipina
Pembayaran tersebut dilakukan setelah Jakarta berjanji kepada Seoul awal tahun ini untuk melunasi sisa 64 miliar won pada akhir Juni. Indonesia telah membayar sekitar 536 miliar won hingga April.
Menurut para pejabat Korsel, pembayaran 600 miliar won tersebut mencakup transfer prototipe jet tempur generasi 4.5, biaya personel untuk peneliti Indonesia, dan biaya terkait transfer teknologi.
Menurut Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) Korea Selatan, Indonesia menyelesaikan pembayaran kontribusinya sebesar 600 miliar won (Rp6,9 triliun) untuk proyek KF-21 pada 25 Juni.
Baca Juga: Indonesia Bergegas Beli 16 Jet Tempur KF-21 Korsel, Khawatir Keduluan Filipina
Pembayaran tersebut dilakukan setelah Jakarta berjanji kepada Seoul awal tahun ini untuk melunasi sisa 64 miliar won pada akhir Juni. Indonesia telah membayar sekitar 536 miliar won hingga April.
Menurut para pejabat Korsel, pembayaran 600 miliar won tersebut mencakup transfer prototipe jet tempur generasi 4.5, biaya personel untuk peneliti Indonesia, dan biaya terkait transfer teknologi.
Lihat Juga :