Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir

Senin, 29 Juni 2026 - 08:31 WIB
“Untuk mendapatkan kepastian, kita perlu memiliki sistem verifikasi yang sangat kuat sesegera mungkin,” ujarnya.

Iran setuju untuk mengizinkan inspektur IAEA kembali pada bulan September, tetapi belum memberikan akses ke situs-situs nuklir yang dibom oleh AS atas perintah Trump pada tahun 2025.

Persediaan uranium yang diperkaya di negara itu masih belum diketahui keberadaannya.

Para politisi Iran juga membela apa yang mereka sebut sebagai hak negara untuk membela diri.

“Kemampuan militer Iran memastikan hak inheren rakyat Iran untuk membela diri secara sah dalam menghadapi agresi dan kejahatan, sekaligus menjamin perdamaian dan stabilitas di kawasan ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei dalam sebuah pernyataan.

Baghaei menuduh negara-negara Teluk terlibat dalam agresi terhadap Iran. "Dan tetap diam mengenai persenjataan nuklir Israel,” ujarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!