7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Senin, 29 Juni 2026 - 01:10 WIB
Layar perak dan wajahnya menjadi inspirasi untuk Putri Salju Disney.
Namun, yang kurang dikenal tentang wanita cerdas dan berbakat kelahiran Austria ini adalah bahwa ia menciptakan teknologi yang disebut Spread Spectrum yang telah mengubah cara kita berkomunikasi di dunia modern.
Spread Spectrum memungkinkan pengguna untuk melompat frekuensi pada sinyal radio untuk menghindari gangguan sinyal dari pihak ketiga. Setelah dipatenkan, Lamarr menyumbangkannya kepada militer AS untuk membantu upaya Perang Dunia II. Meskipun teknologi tersebut tidak digunakan selama perang, teknologi ini kemudian diadopsi dan menjadi teknologi gerbang untuk GPS, WiFi, dan Bluetooth modern.
Sebelum penemuannya, buku-buku ditulis tangan — sebuah proses yang melelahkan yang berarti hanya orang kaya yang mampu membelinya. Gutenberg berupaya untuk memekanisasi produksi buku dan melakukannya dengan penemuannya tentang mesin cetak. Teknologi ciptaannya secara dramatis mengurangi waktu yang dibutuhkan, tenaga kerja yang diperlukan, dan selanjutnya biaya pencetakan buku, sehingga buku menjadi terjangkau bagi semua orang.
Kita dapat berterima kasih kepada Gutenberg karena telah memengaruhi Renaisans, Reformasi, dan Pencerahan karena mesin cetaknya membuat berbagi ide dan pengetahuan menjadi layak secara ekonomi bagi siapa pun.
Setelah suaminya meninggal, Beech mengambil alih semua operasi dan selama 18 tahun berikutnya sebagai CEO dan presiden, ia mengubah bisnis tersebut menjadi kerajaan bernilai jutaan dolar dan raksasa di industri kedirgantaraan. Sebagai wanita pertama yang memimpin perusahaan pesawat terbang besar, Beech memberikan dampak pada kemajuan teknologi penerbangan melalui produksi pesawat terbang berkinerja tinggi dan teknologi penerbangan untuk militer, termasuk target rudal. Ia juga mendukung eksplorasi ruang angkasa dengan mendirikan departemen penelitian dan pengembangan untuk memproduksi sistem kriogenik untuk misi luar angkasa NASA.
Namun, yang kurang dikenal tentang wanita cerdas dan berbakat kelahiran Austria ini adalah bahwa ia menciptakan teknologi yang disebut Spread Spectrum yang telah mengubah cara kita berkomunikasi di dunia modern.
Spread Spectrum memungkinkan pengguna untuk melompat frekuensi pada sinyal radio untuk menghindari gangguan sinyal dari pihak ketiga. Setelah dipatenkan, Lamarr menyumbangkannya kepada militer AS untuk membantu upaya Perang Dunia II. Meskipun teknologi tersebut tidak digunakan selama perang, teknologi ini kemudian diadopsi dan menjadi teknologi gerbang untuk GPS, WiFi, dan Bluetooth modern.
6. Johannes Gutenberg (Penemu Mesin Cetak)
Penemu Jerman Johannes Gutenberg adalah orang yang patut kita syukuri karena membuat buku dan literatur terjangkau bagi masyarakat luas berkat penemuannya tentang mesin cetak mekanis pada tahun 1439.Sebelum penemuannya, buku-buku ditulis tangan — sebuah proses yang melelahkan yang berarti hanya orang kaya yang mampu membelinya. Gutenberg berupaya untuk memekanisasi produksi buku dan melakukannya dengan penemuannya tentang mesin cetak. Teknologi ciptaannya secara dramatis mengurangi waktu yang dibutuhkan, tenaga kerja yang diperlukan, dan selanjutnya biaya pencetakan buku, sehingga buku menjadi terjangkau bagi semua orang.
Kita dapat berterima kasih kepada Gutenberg karena telah memengaruhi Renaisans, Reformasi, dan Pencerahan karena mesin cetaknya membuat berbagi ide dan pengetahuan menjadi layak secara ekonomi bagi siapa pun.
7. Olive Ann Beech (Wanita Pertama Penerbangan)
Olive memulai karier yang sangat sukses di bidang penerbangan ketika ia bergabung dengan produsen pesawat Beech, Boeing, dan Cessna pada tahun 1924 sebagai sekretaris. Setelah menikah dengan salah satu pendiri, Walter Beech, mereka bersama-sama mendirikan bisnis mereka sendiri, Beech Aircraft Corporation, selama puncak Depresi di Amerika pada tahun 1932.Setelah suaminya meninggal, Beech mengambil alih semua operasi dan selama 18 tahun berikutnya sebagai CEO dan presiden, ia mengubah bisnis tersebut menjadi kerajaan bernilai jutaan dolar dan raksasa di industri kedirgantaraan. Sebagai wanita pertama yang memimpin perusahaan pesawat terbang besar, Beech memberikan dampak pada kemajuan teknologi penerbangan melalui produksi pesawat terbang berkinerja tinggi dan teknologi penerbangan untuk militer, termasuk target rudal. Ia juga mendukung eksplorasi ruang angkasa dengan mendirikan departemen penelitian dan pengembangan untuk memproduksi sistem kriogenik untuk misi luar angkasa NASA.
(ahm)
Lihat Juga :