5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:40 WIB
Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah pada awal Maret ketika Hizbullah yang didukung Iran menembakkan roket ke Israel sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran dalam serangan AS-Israel.

Pertempuran di Lebanon dalam beberapa hari terakhir mengancam akan menggagalkan kesepakatan perdamaian.

Araghchi dari Iran menulis dalam sebuah unggahan di X pada hari Senin bahwa sel dekonflik Lebanon akan menjadi "ujian nyata pertama."

3. Jalur Komunikasi Hormuz

Teheran dan Washington telah membentuk "jalur komunikasi" untuk "menghindari insiden dan miskomunikasi dengan tujuan memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial melalui Selat Hormuz," menurut pernyataan tersebut.

Jalur komunikasi ini berlaku selama 60 hari yang diuraikan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani sebelumnya oleh kedua belah pihak, di mana Iran berjanji akan melakukan "upaya terbaik" untuk memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial.

Iran mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka kembali menutup Selat Hormuz karena serangan Israel di Lebanon.

4. Beberapa Aset Dicairkan

Araghchi menulis pada hari Senin di X, "ekspor minyak dan petrokimia dibebaskan, blokade dicabut, beberapa aset yang dibekukan dilepaskan, dan rencana rekonstruksi & pembangunan besar diluncurkan untuk Iran."

Pernyataan bersama Pakistan-Qatar tidak menyebutkan pencairan aset Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!