Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:21 WIB
"Jika ada kontes, agar jelas bagi Anda, maka, ya, saya akan maju," katanya kepada wartawan di London, dengan alasan tantangan akan "menjerumuskan kita ke dalam kekacauan."

Popularitas perdana menteri telah merosot di tengah krisis biaya hidup dan dampak dari skandal geng pemerkosaan di Inggris.

Jajak pendapat YouGov pertengahan Juni menempatkan peringkat persetujuannya pada 18%, dengan 74% warga Inggris memandang kepemimpinannya secara negatif.

Survei Ipsos yang diterbitkan pekan ini menemukan peringkat popularitas Starmer sebesar 20%, dengan 58% memiliki pandangan negatif.

Burnham, yang digambarkan Ipsos sebagai politisi Partai Buruh yang paling populer di kalangan pendukung partai dan masyarakat luas, mencatat peringkat popularitas 26%, sementara 33% memandangnya secara negatif.

Baca juga: Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!