Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!

Jum'at, 19 Juni 2026 - 13:55 WIB
“Amerika Serikat tidak memberikan sepeser pun uang kepada Iran,” kata Vance.

Komentar Vance muncul ketika Gedung Putih menghadapi reaksi keras dari Partai Republik—partainya Trump— mengenai apakah presiden memberikan terlalu banyak kepada Iran dalam nota kesepahaman 14 poin yang mencakup keringanan sanksi, akses ke dana yang dibekukan, dan rencana rekonstruksi senilai USD300 miliar.

“Satu-satunya cara Iran mendapatkan sumber daya ini adalah jika mereka sepenuhnya mematuhi ketentuan kesepakatan tersebut," ujar Vance.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei juga menggambarkan kesepakatan itu sebagai kesepakatan bersyarat, dengan mengatakan pada hari Kamis bahwa Dia hanya memberikan izin untuk penandatanganan memorandum tersebut setelah menerima jaminan bahwa hak-hak Iran dan front perlawanan akan dilindungi.

"Pada prinsipnya, saya memiliki pendapat yang berbeda," kata Mojtaba dalam sebuah pernyataan.

Mojtaba mengatakan dia mengizinkan perjanjian tersebut setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang juga memimpin Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menerima tanggung jawab untuk melindungi kepentingan Iran.

Menurutnya, Iran akan menunggu untuk melihat apakah syarat-syarat tersebut terpenuhi, dan memperingatkan bahwa pembicaraan langsung di masa mendatang dengan AS tidak berarti tunduk pada "pendapat musuh".

Setelah pernyataan Mojtaba muncul, Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Kamis: "Kami mendorong semua orang di kawasan Timur Tengah untuk mempertahankan komitmen mereka agar negosiasi kami dapat berjalan dengan baik."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!