Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Jum'at, 19 Juni 2026 - 07:54 WIB
Pembicaraan diplomatik untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun tetap buntu.
“Sudah saatnya perang berakhir, dan Rusia harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam diplomasi,” kata Zelensky, tak lama setelah serangan Ukraina diluncurkan.
Rusia juga meluncurkan lebih dari 200 drone dan beberapa rudal balistik ke Ukraina antara Rabu malam dan Kamis pagi, menurut Angkatan Udara Ukraina.
Para jurnalis di Kyiv melihat orang-orang bergegas ke tempat perlindungan pada dini hari setelah ledakan pertahanan udara mengguncang ibu kota Ukraina.
Beberapa jam setelah serangan Ukraina, Putin berpose untuk foto bersama para pemimpin di KTT ASEAN-Rusia di Kazan dan tidak menyebutkan serangan itu dalam pidato pembukaannya di forum tersebut.
Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos, Malaysia, dan Singapura mengirim perdana menteri mereka ke Kazan, sementara Filipina mengirim Presiden Ferdinand Marcos.
Putin telah lama berupaya untuk memproyeksikan citra stabilitas di Rusia, terlepas dari dampak ekonomi dan sosial akibat perangnya selama empat tahun di Ukraina.
Namun serangkaian serangan Ukraina baru-baru ini telah memaksa Kremlin untuk merespons.
Setelah Kyiv melancarkan serangan serupa di Saint Petersburg awal bulan ini, pemimpin Rusia berjanji untuk memperkuat pertahanan udara.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pekan ini mengatakan Moskow harus "membuat kesepakatan" untuk mengakhiri perang Ukraina.
“Sudah saatnya perang berakhir, dan Rusia harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam diplomasi,” kata Zelensky, tak lama setelah serangan Ukraina diluncurkan.
Rusia juga meluncurkan lebih dari 200 drone dan beberapa rudal balistik ke Ukraina antara Rabu malam dan Kamis pagi, menurut Angkatan Udara Ukraina.
Para jurnalis di Kyiv melihat orang-orang bergegas ke tempat perlindungan pada dini hari setelah ledakan pertahanan udara mengguncang ibu kota Ukraina.
Putin Ada di Kazan
Beberapa jam setelah serangan Ukraina, Putin berpose untuk foto bersama para pemimpin di KTT ASEAN-Rusia di Kazan dan tidak menyebutkan serangan itu dalam pidato pembukaannya di forum tersebut.
Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos, Malaysia, dan Singapura mengirim perdana menteri mereka ke Kazan, sementara Filipina mengirim Presiden Ferdinand Marcos.
Putin telah lama berupaya untuk memproyeksikan citra stabilitas di Rusia, terlepas dari dampak ekonomi dan sosial akibat perangnya selama empat tahun di Ukraina.
Namun serangkaian serangan Ukraina baru-baru ini telah memaksa Kremlin untuk merespons.
Setelah Kyiv melancarkan serangan serupa di Saint Petersburg awal bulan ini, pemimpin Rusia berjanji untuk memperkuat pertahanan udara.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pekan ini mengatakan Moskow harus "membuat kesepakatan" untuk mengakhiri perang Ukraina.
(mas)
Lihat Juga :