Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam

Jum'at, 19 Juni 2026 - 07:54 WIB
Bandara-bandara Moskow ditutup selama berjam-jam, menyebabkan ratusan penundaan penerbangan.

Bandara tersibuk di negara itu—Sheremetyevo—mengumumkan telah mengevakuasi para penumpang ke lokasi aman selama serangan udara tersebut, sebelum dibuka kembali sekitar pukul 11.00 pagi.

Warga setempat; Konstantin, yang berjalan di dekat kilang minyak di distrik Kapotnya bagian tenggara, mengatakan kepada AFP bahwa dia belum pernah melihat hal seperti ini.

Valentina, seorang manajer berusia 29 tahun, mengatakan dia terbangun karena suara bising tersebut.

“Ini benar-benar menakutkan,” katanya kepada AFP, sambil berjalan di taman bersama putrinya, dengan kepulan asap besar di belakang mereka.

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan bahwa beberapa drone telah mencapai kilang minyak Moskow, tanpa menyebutkan kerusakan pada fasilitas tersebut.

Pihak berwenang mengumumkan telah menutup lalu lintas di jalan-jalan terdekat.

Drone lain jatuh ke sebuah gedung apartemen, sementara puing-puing drone memicu kebakaran di sebuah pusat perbelanjaan di dekat pinggiran ibu kota.

Sebuah video di media sosial menunjukkan asap mengepul dari lantai atas sebuah blok apartemen, sementara seorang wanita di balik kamera terdengar menangis karena kesedihan.

Sobyanin mengatakan sistem pertahanan udara Rusia telah menembak jatuh sekitar 180 drone yang mendekati Moskow. Sedangkan Kementerian Pertahanan melaporkan telah mencegat lebih dari 500 drone Ukraina di seluruh negeri pada Rabu malam.

Kyiv telah meningkatkan serangan drone terhadap Rusia dalam beberapa bulan terakhir—menyebutnya sebagai “sanksi jarak jauh” dan menyerang kilang minyak yang mendanai kas perang Moskow.

Ini adalah serangan Ukraina kedua terhadap kilang Moskow minggu ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!