Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur

Jum'at, 12 Juni 2026 - 10:12 WIB
Mantan perwira militer Dan Jarvis ditunjuk sebagai pengganti Healey, pindah dari posisi menteri junior di Kementerian Dalam Negeri.

Rencana pertahanan telah berulang kali ditunda, tetapi Starmer bersikeras akan menerbitkannya sebelum KTT NATO di Turki pada 7 Juli.

Pemerintahan kiri-tengah Starmer, yang terpilih pada Juli 2024 setelah 14 tahun pemerintahan Konservatif, telah berjanji untuk meningkatkan pengeluaran dan memprioritaskan NATO, seiring dengan meningkatnya ancaman dari Rusia.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah berulang kali mendesak sekutu NATO untuk meningkatkan pengeluaran dan mengurangi ketergantungan pada Washington untuk keamanan.

Starmer telah berjanji untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan menjadi 2,5 persen dari output ekonomi mulai tahun depan, meningkat menjadi tiga persen jika Partai Buruh memenangkan pemilu berikutnya, yang diperkirakan pada tahun 2029, sebelum mencapai 3,5 persen pada tahun 2035.

Namun, laporan media menunjukkan adanya ketidakpuasan di balik layar mengenai detail rencana pengeluaran tersebut.

Healey mengatakan dalam suratnya bahwa dia pertama kali melihat secara lengkap Rencana Investasi Pertahanan (DIP) pada hari Senin dan rencana tersebut hanya memperkirakan pengeluaran pertahanan akan meningkat menjadi 2,68 persen dari output pada tahun 2030.

Seorang sumber yang dekat dengan mantan menteri pertahanan tersebut mengatakan kepada AFP bahwa kesepakatan yang ditawarkan oleh Kementerian Keuangan tidak menetapkan tanggal untuk komitmen tiga persen tersebut.

"Rencana tersebut jauh dari apa yang dibutuhkan untuk pertahanan dan negara pada saat yang berbahaya ini," tulis Healey.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!