9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Rabu, 10 Juni 2026 - 04:40 WIB
Laporan ini muncul hanya sehari setelah Stockholm International Peace Research Institute memperingatkan bahwa negara-negara nuklir "mengesampingkan" dan "meninggalkan" komitmen perlucutan senjata nuklir demi modernisasi dan peningkatan persenjataan mereka.
Diperkirakan sembilan negara bersenjata nuklir tersebut memiliki lebih dari 12.000 hulu ledak, dengan sebagian besar dimiliki oleh AS dan Rusia.
Pada tahun 2017, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi perjanjian global pertama yang mengikat secara hukum yang melarang senjata nuklir.
Sembilan puluh sembilan negara telah menandatangani, meratifikasi, atau bergabung dengan Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir, yang melarang negara-negara untuk mengembangkan, menguji, atau memperoleh senjata pemusnah massal.
Tidak ada negara dengan senjata nuklir yang telah menandatangani perjanjian tersebut.
Mulai awal tahun 1990-an, AS dan Rusia menandatangani serangkaian perjanjian untuk membatasi ukuran persenjataan mereka, tetapi perjanjian terakhir, New START, berakhir pada bulan Februari tanpa adanya perjanjian pengganti.
Diperkirakan sembilan negara bersenjata nuklir tersebut memiliki lebih dari 12.000 hulu ledak, dengan sebagian besar dimiliki oleh AS dan Rusia.
Pada tahun 2017, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi perjanjian global pertama yang mengikat secara hukum yang melarang senjata nuklir.
Sembilan puluh sembilan negara telah menandatangani, meratifikasi, atau bergabung dengan Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir, yang melarang negara-negara untuk mengembangkan, menguji, atau memperoleh senjata pemusnah massal.
Tidak ada negara dengan senjata nuklir yang telah menandatangani perjanjian tersebut.
Mulai awal tahun 1990-an, AS dan Rusia menandatangani serangkaian perjanjian untuk membatasi ukuran persenjataan mereka, tetapi perjanjian terakhir, New START, berakhir pada bulan Februari tanpa adanya perjanjian pengganti.
(ahm)
Lihat Juga :