Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi

Selasa, 09 Juni 2026 - 04:40 WIB
Minggu lalu, The Mail juga melaporkan bahwa kapal induk andalan Inggris senilai £3,5 miliar (USD4,6 miliar) HMS Prince of Wales mengalami kerusakan sekali lagi dan terpaksa masuk ke pelabuhan di Norwegia untuk perbaikan.

3. Inggris Hadapi Periode Paling Berbahaya

Laporan-laporan tersebut muncul ketika para pejabat Inggris terus mengutip ancaman yang diduga berasal dari Rusia, mengklaim bahwa Rusia "sedang menyelidiki, menantang, dan menguji pertahanan kita." Kepala staf pertahanan Inggris, Sir Richard Knighton, menyatakan kepada BBC minggu lalu bahwa Inggris menghadapi periode paling berbahaya sejak Perang Dingin.

Namun, Rusia secara konsisten menolak klaim bahwa mereka sedang bersiap untuk menyerang NATO atau negara-negara Eropa kecuali diserang terlebih dahulu. Presiden Vladimir Putin menolak peringatan tersebut sebagai "khayalan" dan "provokasi" yang digunakan untuk menakut-nakuti penduduk Eropa dan membenarkan peningkatan anggaran militer, sementara para pejabat Rusia menuduh Barat membahayakan keamanan global melalui "militerisasi yang sembrono."

Meskipun demikian, para pejabat Eropa secara terbuka membahas persiapan untuk kemungkinan konfrontasi langsung dengan Rusia, dengan para pejabat Belgia dan Prancis memperingatkan kemungkinan "perang besar" pada tahun 2030.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!